Rabu, 30 Maret 2011

II. USAHA PENGILINGAN BATU EMAS

     Langkah berikutnya untuk proses penambangan emas adalah penggilingan batu-batu yang sudah diangkat dari dalam tanah  dengan alat sederhana yang diberi nama gelundung. Gelundung terbuat dari besi baja  berbentuk tabung yang didalamnya ada pelor-pelor untuk menghancurkan batu-batu sehingga menjadi debu.Dalam setiap satu perangkat, ada dua belas glundung yang diputar oleh mesin penggerak.
     Bagi penambang yang belum mempunyai gelundung, mereke bisa merental ke pemilik gelundung. Dalam sehari-semalam, gelundung beroperasi empat kali putaran karena sekali putaran memakan waktu   4-5  jam. Rental satu tabung gelundung dalam dalam satu  putaran sebesar  Rp 20.000,-

     Dan dengan pekerja operator gelundung, juga dengan sistem bagi hasil.

>   Bagi Hasil
     Besar bagi hasil yang berlaku pada pekerja operator gelundung adalah  1/3  :  2/3  untuk pengelola, dari hasil gelundung.
     Adapun bagi hasil untuk Investor dan pengelola adalah fifty-fifty ( 50 %  :  50 %  ), dari sisa pendapatan setelah dibagi kepada pekerja operator gelundung.
>   Simulasi
     1 Gelundung  Rp 20,000,-  x  12 gelundung  =  Rp  240.000,-  x  4  kali putaran  =  960.000,-  x  30 hari kerja =  Rp  28.800.000,-  x  2/3   =   19.200.000,-  x  50 %  =  9.600,000,-  perbulan   x  12 bln masa kerjasama  Rp 115.200.000,-

>   Modal /Investasi Gelundung
     Untuk pembelian seperangkat gelundung yang siap operasional  saat ini diperlukan modal/investasi sebesr Rp  35.000.000,-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar