Rabu, 30 Maret 2011

1.USAHA PENGGALIAN/LOBANG TAMBANG


      Salah satu cara yang sederhana untuk menambang emas adalah dengan menggali atau melobang seperti sumur / terwongan kedalam tanah sampai menemui bebatuan yang mengandung emas.Lahan-lahan tersebut adalah milik peribadi masyarakat, untuk itu kita harus melakukan kerja sama dengan sistem bagi hasil dengan mereka.
      Sebelum menggali lobang, kita harus menentukan lokasi lobang yang tepat untuk dilobangi dengan bantuan orang yang sudah ahli mendeteksi keberadaan kandungan emas dan uratnya atau jalurnya,agar penggalian lobang lebih efektif dan efesien menuju sasaran.
      Dalam menggali lobang dibutuhkan idealnya enam orang pekerja dengan dibagi dalam dua shif, tiga orang siang dan tiga orang malam. Dengan para pekerja kita juga berbagi hasil pada saat penambangan sudah berhasil mendapatka emas. Adapun selama belum berhasil, maka parapekerja diberi biaya hidup secara mingguan.
      Dan demikian juga kepada investor, kami menawarkan sistem bagi hasil juga dari hasil yang diperoleh.

>   Bagi hasil

     Besar bagi hasil yang berlaku kepada pemilik lahan adalah  20 %   :   80 %  untuk pengelola, dari hasil penambangan.
     Dan besar bagi hasil untuk pekerja adalah   40 %  :  60 %  untuk pengelola, dari sisa setelah dibagi untuk pemilik lahan.
     Adapun bagi hasil  untuk Investor  dan pengelola adalah fiftiy-fifty  ( 50%  :  50 %  ), dari sisa setelah dibagi untuk penambang/ pekerja.

>   Simulasi

     Jika satu gelundung = 1grm emas  x 12 glundung   x  4  epat kali putaran sehari-semalam  =  48 gram  x  30 hari   =  1.440 gram  x  Rp 300.000,-  =  Rp  432.000.000,-   x  80 %  =  Rp  345.600.000,-  x  60 %  =   207.360.000,-  x  50 %  =  Rp  103.680.000,-  perbulan  x 12 bln  masa kerjasama   Rp 1.244.160.000,-

     Modal Investasi

     Modal untuk penggalian lobang tambang  terbagi dua : 
1.  Modal awal yang dibutuhkan sebesar  Rp 21.900.000,-   yang terdiri dari :
-    Sewa lahan             Rp 5.000.000,-
-    Tenaga ahli             Rp 3.500.000,-
-    Peralatan                Rp 2.500.000,-
-    Gubuk/ Tenda        Rp 1.000.000,-
-     Ram                      Rp 7.500.000,-
-     Jenset dan Daf       Rp 2.400.000,-

2.   Modal Operasional

      Modal operasional  yang dibutuhkan sebesar   Rp 31.200.000,-  dengan perincian :
-    Teransport tenaga kerja dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra satu kali jalan  Rp 1.000.000,-  x  6  orang  = Rp  6.000.000.-
-    Biaya hidup dengan perincian  400.000,-  x  6 orang  =  Rp  2.400.000,-/minggu  x   8 minggu, target sampai ketemu batu emas  Rp  19.200.000,-
-    Pinjaman biya hidup keluarga pekerja Rp 500.000,- bulan  x  6 orang  x  2 bln  =  Rp 6.000.000,-

-    Jadi total persiapan  investasi yang dibutuhkan  Rp  53.100.000,-

3 komentar:

  1. wah bro itu dimana bro?boleh tuh....tapi pasti nga bro itu..>.<(mksdna pasti ada emasnya nga gitu?)bro?silakan anda hubungin saya di emil saya.andy_hoho88@yahoo.com..tolong juga proposalnya...saya ingin melihat dengan sedetail2nya....terima kasih

    BalasHapus
  2. Saya lagi membutuhkan gelundung sekaligus mesin nya,,kurang lebih 20 juta aja cukup..posisi saya kalbar bengkayang,,emas sudah produksi dan sudah pasti,,dari 7 glundung satu kali putaran 4 -5 gram per satu kali putaran,semakin banyak glundung smakin banyak mendapatkan hasil...Itu sudah pasti ada,dan Jalur emas nya pun ada..hbungi saya 085315076440.cek lokasi bila yg berminat.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus